Minggu, 11 November 2018

DESAIN KEMASAN



A.desain atau design

M. Asimow (Amerika Serikat, 1962) Decision making in the face of uncertainty with high penalties for error (Pengambilan keputusan menghadapi ketidak-pastian dengan risiko tinggi bila melakukan kekeliruan). Dari sini dapat disimpulkan bahwa desain adalah sebuah kata kerja, yaitu rangkaian pengambilan keputusan yang dilakukan secara sadar. Jadi bila proses desain mengalami hambatan, bisa jadi karena sang desainer tidak berani mengambil keputusan. Dalam mengambil keputusan, sang desainer harus memahami konsekwensi dari desainnya dan sang desainer berperan menjadi risk manager, karena tidak mungkin untuk menghilangkan resikonya sama sekali.


B. pengemasan


Pengemasan merupakan sistem yang terkoordinasi untuk menyiapkan barang menjadi siap untuk ditransportasikan, didistribusikan, disimpan, dijual, dan dipakai. Adanya wadah atau pembungkus dapat membantu mencegah atau mengurangi kerusakan, melindungi produk yang ada di dalamnya, melindungi dari bahaya pencemaran serta gangguan fisik (gesekan, benturan, getaran). Di samping itu pengemasan berfungsi untuk menempatkan suatu hasil pengolahan atau produk industri agar mempunyai bentuk-bentuk yang memudahkan dalam penyimpanan, pengangkutan dan distribusi. Dari segi promosi wadah atau pembungkus berfungsi sebagai perangsang atau daya tarik pembeli. Karena itu bentuk, warna dan dekorasi dari kemasan perlu diperhatikan dalam perencanaannya. [1]
Budaya kemasan sebenarnya telah dimulai sejak manusia mengenal sistem penyimpanan bahan makanan. Sistem penyimpanan bahan makanan secara tradisional diawali dengan memasukkan bahan makanan ke dalam suatu wadah yang ditemuinya. Dalam perkembangannya di bidang pascapanen, sudah banyak inovasi dalam bentuk maupun bahan pengemas produk pertanian. Temuan kemasan baru dan berbagai inovasi selalu dikedepankan oleh para produsen produk-produk pertanian, dan hal ini secara pasti menggeser metode pengemasan tradisional yang sudah ada sejak lama di Indonesia.[2]


C. proses desain kemasan


Proses desain pada umumnya memperhitungkan aspek fungsi, estetik dan berbagai macam aspek lainnya, yang biasanya datanya didapatkan dari riset, pemikiran, brainstorming, maupun dari desain yang sudah ada sebelumnya.
Dalam perancangan atau mendesain suatu kemasan produk dapat kita memperhatikan beberapa aspek dasar dalam menentukan kemasan produk itu sendiri, diantaranya :
1. Daya Tarik Kemasan
Daya tarik kemasan sangat penting guna tertangkapnya stimulusoleh konsumen yang di sampaikan ke produsen sehingga diharapkan konsumen tertarik pada produk tersebut.Menurut Wiryo (1999:10) daya tarik visual kemasan dapat digolongkan menjadi dua yaitu: daya tarik visual dan daya tarik praktis.
A. Daya Tarik Visual
Daya tarik visual mengacu pada penampilan kemasan atau lebel suatu produk mencakup warna, bentuk, merk/logo, ilustrasi, teks/tipografo, tata letak (Wirya, 1999:28-30).
a.Warna
Warna adalah suatu mutu cahaya yang dapat dipantulkan darisuatu objek ke mata manusia. Warna terbagi dalam kategori terang (mudah), sedang, gelap (tua).Fungsi dari pemilihan warna :
  • Untuk identifikasi produk sehingga berbeda dengan produkpesaing.
  • Untuk menarik perhatian, warna terang atau cerah kanmemantulkan cahaya lebih jauh dibandingkan dengan warnagelap.
  • Untuk menimbulkan pengaruh, misalnya untuk meningkatkanselera konsumen terhadap produk makanan.
  • Untuk mengembangkan asosiasi tertentu terhadap produknya.
  • Untuk menciptakan suatu citra dalam mengembangkanproduknya.
  • Untuk menghiasi produk.
  • Untuk memastikan keterbacaan yang maksimum dalampenggunaan warna kontras.
  • Untuk mendorong tindakan.
  • Untuk proteksi terhadap cahaya yang membahayakan.
  • Untuk mengendalikan temperatur barang didalamnya.
  • Untuk membangkitkan minat dalam mode.
b. Bentuk
Bentuk kemasan disesuaikan dengan produknya pertimbanganyang digunakan adalah pertimbangan mekanis, kondisi penjualan,perkembangan penjualan, pemejangan dan cara-cara penggunaankemasan tersebut.
  • Bentuk yang sederhana lebih disukai daripada yang rumit
  • Bentuk yang teratur memiliki daya tarik lebih
  • Bentuk harus seimbang agar menyenangkan
  • Bentuk bujur sangkar lebih disukai dari pada persegi panjang
  • Bentuk cembung lebih disukai daripada bentuk cekung
  • Bentuk bulat lebih disukai wanita, sedang pria lebih menyukaibentuk siku
  • Bentuk harus mudah terlihat bila dipandang dari jauh
c. Merk/logo
Tanda-tanda identifikasi seperti merek dengan logo perusahaanadalah meningkatkan daya tarik konsumen. Merek atau logo ini dipandang dapat menaikkan gengsi atau status seorang pembeli.Syarat-syarat logo yang baik adalah :
  • a.Mengandung keaslian
  • b.Mudah dibaca atau di ucapkan
  • c.Mudah di ingat
  • d.Sederhana dan ringkas
  • e.Tidak mengandung konotasi yang negative
  • f.Tidak sulit digambarkan
d. Ilustrasi
Merupakan alat komunikasi sebuah kemasan bahasa universalyang dapat menembus rintangan perbedaaan bahasa. Ilustrasi initermasuk fotografi dan gambar-gambar untuk menarik konsumen.
e. Tipografi
Tipografi adalah teks pada kemasan yang berupa pesan-pesan kitauntuk menjelaskan produk yang di tawarkan sekaligusmenyerahkan konsumen untuk bersikap dan bertindak sesuaidengan harapan produsen.
f. Tata letak
Tata letak adalah paduan semua unsur garfis meliputi warna,bentuk, merek ilustrasi, topografi, menjadi suatu kesatuan baruyang disusun dan di tempatkan pada halaman kemasan. Hal-halyang perlu di perhatikan dalam pengaturan tata letak adalah :
  • a.Keseimbangan
  • b.Titik pandang dengan menjadikan satu unsur yang palingmenarik
  • c.Perbandingan ukuran yang serasi
  • d.Tata urutan alur keterbatasan yang sesuai
dan sebagai syarat penggunaan pada konsumen kemasan harus dapat memberikan daya tarik praktis dalam penggunaannya. Daya tarik praktis ini merupakan efesiensi suatu kemasan yang ditujukan kepada konsumen maupun distributor atau pengecer.Daya tarik kemasan menurut Wirya (1999 : 15) antara lain :
  • Kemasan yang menjamin dapat melindungi produk
  • Kemasan yang mudah di buka atau di tutup kembali untukdisimpan
  • Kemasan dengan porsi yang sesuai
  • Kemasan yang dapat di gunakan kembali
  • Kemasan yang mudah di bawah, di pegang dan dijinjing.
  • Kemasan yang memudahkan pemakaian dalam menghabiskan danmengisinya kembali.
Desain kemasan yang baik dapat mensinergikan dan mengintegrasaikan dari beberapa elemen desain dan fungsi kemasan, sehingga dihasilkan kemasan yang memiliki tingkat efektifitas, efisiensi dan fungsi yang sesuai baik dalam produksi kemasan sampai kegunaan kemasan.



D. ide kemasan unik

  1. 1.DESAIN DUS MAKANAN TAKE A WAY BERMOTIF JEPANG MOHAMMED SABOR

Desain dus kemasan unik ini diaplikasikan pada makanan take a way sushi yang memang makanan ini adalah makanan khas Asli Jepang.
pemilihan tema dari desainer ini memang sangat cocok sekali dengan membuat bentuk rumah adat Jepang dan print atas berupa atap rumah yang biasa dipakai oleh penduduk Jepang.
dus kemasan unik
dus kemasan unik

2. DESAIN KEMASAN JAM TANGAN FESTINA WATCHES

Merupakan desain yang sangat berani, produsen memberikan bukti bahwa memang produknya unggul dan terbukti tahan air.
Memasukkan jam tangan pada sebuah wadah yang berisi air tentunya sangat beresiko jika ternyata produknya berkualitas rendah, namun hal ini dibantah oleh Festina Watches, dengan desain produk yang berani ini mereka meyakinkan konsumen jika produknya memang benar-benar berkualitas.
Desain kemasan jam tangan unik

3. DUS KEMASAN MAKANAN UNIK RANTANG GLORIA KELLY

Desain unik kali ini dibuat oleh Gloria Kelly, yang membuat kemasan seperti halnya rantang yang biasanya memakai bahan plastik ataupun logam, namun Gloria Kelly membuatnya dengan bahan karton corugatted dan dikombinasikan dengan kertas Ivory.
Desain ini dipakai untuk makanan organik yang memang sedang naik daun di saat ini, mungkin Anda bisa meniru membuat desainnya dengan memberikan kesan yang berbeda sedikit.
desain dus makanan unik
desain dus makanan unik
desain dus makanan unik

4. DUS KEMASAN DAGING IKAN ROKERIET

Sebuah langkah berani yang ditampilkan oleh Rokeriet, kemasan produknya memberikan kesan daging yang masih fresh dan juga background kayu yang ditampilkan melambangkan bahwa ikan tersebut adalah hasil tangkapan para nelayan tradisional yang telah diolah secara higienis.
Sungguh pekerjaan yang bagus dan mengesankan.!
Designed by True Design
Desain kemasan unik

5. DUS KEMASAN CREPES VIA LAUREN SCHIMMING

Desain dus kemasan unik ini dibuat untuk membungkus crepes yang lezat dan nikmat dibuat oleh AB Coffe & Crepes.
Membuat desain seperti ini bisa memakai bahan Art karton ataupun kertas kraft coklat.
desain dus kemasan crepes
desain dus kemasan crepes 2

6. DUS KEMASAN SALAD VIA MÓNICA LÓPEZ

Jika Anda sedang ingin membuat produk salad, tidak ada salahnya anda meniru desain dus kemasan unik ini sebagai pembungkusnya.
Desainnya yang simpel dan berkesan natural membuat kemasan ini cocok sekali digunakan untuk produk-produk organik seperti salad.
dus kemasan salad take away
dus kemasan salad take away

7. DUS KEMASAN SANDWICH VIA TUSHAR GHEI


Kemasan berbentuk slide digunakan oleh Tushar Ghei dalam membuat projectnya yaitu desain kemasan salad.
Jenis kemasan ini berfungsi agar konsumen tidak membuang kemasannya terlebih dahulu, karena kemasannya berfungsi sebagai pegangan agar tangan tidak berminyak ketika mulai memakan sandwich.
Anda pun bisa meniru kemasan ini untuk produk seperti sandwich, potongan pizza atau yang lainnya.
Dus kemasan makanan sandwich
Dus kemasan makanan sandwich
Dus kemasan makanan sandwich

Minggu, 21 Oktober 2018

DESAIN PRODUK

                             


1.desain produk

a.pengertian desain produk:

Desain produk adalah proses menciptakan produk baru yang akan dijual oleh perusahaan untuk pelanggannya. Sebuah konsep yang sangat luas, pada dasarnya generasi dan pengembangan ide-ide yang efektif dan efisien melalui proses yang mengarah ke produk-produk baru. Dalam pendekatan sistematis, desainer produk konsep dan mengevaluasi ide-ide, dan mengubahnya menjadi penemuan yang nyata dari produk. Peran produk desainer adalah untuk menggabungkan seni, ilmu pengetahuan, dan teknologi untuk menciptakan produk-produk baru yang dapat digunakan orang lain.


b.Manfaat desain produk:

Bagaimana dengan manfaat desain produk itu sendiri? Sebenarnya, setiap produk desainer pastilah sudah memahami pengertian dan manfaat desain produk. Manfaat desain produk ada beragam. Berikut ini adalah manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari. Pertama ialah untuk mempercepat setiap proses pekerjaan. Sebuah pekerjaan terkadang membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Namun dengan adanya desain produk, pekerjaan lebih bisa dipersingkat terutama menggunakan teknologi desain grafis.


c.Tujuan desain produk: 

desain produk mempunyai tujuan untuk menciptakan dan mengembangkan produk baru dan menjamin hasil produk sesuai dengan keinginan pengguna. Tujuan itu sendiri dapat disimpulkan menjadi point point sebagai berikut :
  1. Untuk menghasilkan produk yang berkualitas tinggi dengan mengutamakan kenyamanan dan keamanan bagi para pengguna.
  2. Untuk menghasilkan produk yang berkualitas tinggi dan mempunyai nilai jual yang tinggi.
  3. Untuk menghasilkan produk yang trend pada masanya.
  4. Untuk membuat produk seekonomis mungkin dalam penggunaan bahan baku biayanya dengan tanpa mengurangi nilai jual serta kualitas produk tersebut.

2.kemasan

a. pengertian kemasan:

Pengertian Kemasan, merupakan pembungkus produk dengan desain kreatif yang bertujuan untuk menyampaikan deskripsi informasi. Kemasan memiliki tujuan utama sebagai pelindung agar fisik produk tetap utuh. Menggunakan kemasan juga dapat memperpanjang waktu pemakaian produk. Kemasan membuat produk tetap terjaga kualitasnya. 

Pengertian kemasan juga diutarakan oleh beberapa pendapat ahli. Salah satunya, Cenadi. Menurut Cenadi, kemasan adalah seluruh kegiatan yang dirancang dan diproduksi suatu wadah atau bungkus terhadap suatu produk. Kemasan terdiri dari tiga hal, yaitu merek, label, dan kemasan itu sendiri.



b. fungsi kemasan:

Adapun fungsi dan manfaat pemberian kemasan atau pengemasan pada suatu produk yaitu:
  • Sebagai sarana untuk mewadahi produk agar tidak tercecer selama proses distribusi dari produsen hingga konsumen.
  • Untuk melindungi dan mengawetkan produk dan melindungi produk dari sinar ultraviolet,panas,kelembaban udara,oksigen,benturan,kontaninasi dari kotoran dan mikroba yang dapat murusak dan menurunkan mutu produk.
  • Sebagai identitas atau label dari produk yang digunakan untuk membedakan produk yang dimiliki dengan produk lain.
  • Untuk memudahkan perhitungan dalam pengiriman dan penyimpanan.
  • Untuk memperluas pemakaian dan pemasaran produk.
  • Untuk menambah citra produk dan daya tarik pembeli.
  • Sebagai sarana informasi dan iklan.
  • Untuk memberi kenyamanan pada konsumen.
Menurut Simamora (2007), pengemasan memiliki dua fungsi, yakni:

1. Fungsi Protektif
Fungsi ini berkaitan dengan proteksi produk, perbedaan iklim, prasarana transportasi dan saluran distribusi yang semua berdampak pada pengemasan. Dengan pengemasan protektif, konsumen tidak perlu menanggung risiko pembelian produk rusak atau cacat.

2. Fungsi Promosional
Untuk kemudahan melakukan promosi, dalam pengemasan perusahaan mempertimbangkan preferensi konsumen menyangkut warna, ukuran dan penampilan produk.

Menurut Kotler (1999:228), sebagai alat pemasaran kemasan memiliki fungsi diantaranya:

Self service. Kemasan harus menarik, menyebutkan ciri produk, meyakinkan konsumen dan memberi kesan menyeluruh yang mendukung produk.
Consumer offluence. Dengan kemasan yang baik, konsumen bersedia membayar lebih mahal bagi kemudahan, penampilan, ketergantungan dan prestise.
Company and brand image. Kemasan dirancang dengan cermat, perusahaan mengenalkan kekuatan produknya agar konsumen lebih cepat mengenali perusahaan atau merek produk.
Inovational opportunity. Cara pemberian kemasan yang inovatif akan bermanfaat bagi konsumen dan memberi keuntungan bagi produsen.



c. Tujuan kemasan:

Menurut Louw dan Kimber (2007), tujuan pengemasan dan pelabelan kemasan yakni:
  • Physical Production artinya kemasan bertujuan untuk melindungi objek dari suhu, getaran, guncangan, tekanan dan sebagainya.
  • Barrier Protection artinya kemasan bertujuan untuk melindungi dari hambatan oksigen uap air, debu dan lain sebagainya.
  • Containment or Agglomeration. Benda kecil biasanya dikelompokkan dalam satu paket guna efisiensi transportasi dan penanganan.
  • Information Transmission. Informasi tentang cara menggunakan transportasi, daur ulang, atau membuang paket produk yang sering terdapat pada kemasan atau label.
  • Reducing Theft. Kemasan yang tidak dapat ditutup kembali atau akan rusak secara fisik (menunjukkan tanda-tanda pembukaan) sangat membantu dalam pencegahan pencurian. Paket juga termasuk memberikan kesempatan sebagai perangkat anti-pencurian.
  • Convenience. Fitur yang menambah kenyamanan dalam distribusi, penanganan, penjualan, tampilan, pembukaan, kembali penutup, penggunaan dan digunakan kembali.
  • Marketing. Kemasan dan label dapat digunakan oleh pemasar untuk mendorong calon pembeli untuk membeli produk.

d. Jenis-jenis kemasan:


kemasan terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu :
1. kemasan primer
merupakan kemasan yang bersentuhan langsung dengan produk tersebut. contoh : botol, bungkusan keripik, dll.
2. kemasan sekunder
 merupakan kemasan kedua setelah kemasan primer yang membungkus produk tersebut.
contoh : plastik besar untuk membungkus kemasan kemasan makanan yang akan didistribusikan.
3. kemasan tersier
 merupakan kemasan ketiga yang akan membungkus semua kemasan sekunder.


Minggu, 16 September 2018

soal pg 20 dan essay 10

A. pilihan ganda

1. kata peluang  terdiri dari dua kata, yaitu peluang yang artinya kesempatan dan usaha yang artinya....

A.upaya
B.hebat
C.cerdas
D.berkomitmen
E.semua salah

2. sebutkan 1 sumber peluang usaha....

A. peluang dari diri sendiri
B. peluang dari lingkungan sekolah
C. peluang dari lingkungan keluarga
D. peluang  dari lingkungan masyarakat
E.  peluang  dari orang lain

3. kekuatan apa yang akan mendukung usaha kita untuk mencapai sasaran, pengertian dari...

A. Strength 
B. Weakness
C. Opportunity 
D. Threat 
E.  there

5.   peluang usaha apa saja yang menguntungkan dan sesuai dengan kemampuan, pengertian dari.....

A. Opportunity 
B.  there
C. Threat 
D.  Strength 
E.  Weakness


6.  Ancaman apa saja yang terjadi saat kita berusaha, pengertian dari....

A. Threat 
B. Strength 
C. Weakness
D.  Opportunity 
E.  there


7.  sebutkan 1 contoh peluang usaha di lingkungan sekolah......

A. Membuka Usaha Toko Alat Tulis
B.  Mengolah Sampah Elektronik
C.   Vermak dan Jual Furniture Lama
D.   membuka  usaha play stasion
E.   membuka  usaha londry


8.  Membuka Jasa Fotocopy, Warnet Dan Percetakan (Print prinan), Mendirikan Usaha Kos kosan. kalimat di atas merupakan peluang usaha di lingkungan.....

A.  sekolah
B.  tempat tinggal
C.  masyarakat
D.  keluarga
E.   sekitar


9.   Vermak dan Jual Furniture Lama,Produksi dan Menjual Kompos, MengolahSampahElektronik,

 Membuka Katering Ramah Lingkungan. kalimat di atas merupakan peluang usaha di lingkungan.....


A. tempat tinggal 
B. Sekolah
C.  sekitar
D.  keluarga
E.  masyarakat


10.  sebutkan 1  resep Dr.D.j. schwartz tentang cara memanfaatkan peluang bisnis....

A.  Percaya dan yakin bahwa usaha bisa di laksanakan.
B.  Kedudukan perusahaan di pasar
C.  Hasil penelitian pemasaran
D.  Dapat dipercaya dan masih berlaku.
E.  Dapat dipercaya dan masih berlaku.


11. hak eksklusif yang diberikan negara kepada seseorang, sekelompok orang, maupun lembaga untuk memegang kuasa dalam menggunakan dan mendapatkan manfaat dari kekayaan intelektual yang dimiliki atau diciptakan. kalimat di atas merupakan pengertian dari....

A. Hak  hidup
B. Hak  kekayaan intelektual
C. Hak  negara
D. Hak  kekayaan 
E. Hak   cipta


12.  sebutkan 1 prinsip haki....

A. prinsip sejahterah
B. prinsip keadilan
C. prinsip ketuhanan
D. prinsip  diri sendiri
E. prinsip  hidup


13.  Undang-undang nomor 12/1997 tentang hak...

A. merek
B. cipta
C. paten
D. kepabeanan
E. sosial


14. undang-undang nomor 13/1997  tentang hak...

A. cipta
B. paten
C. sosial
D. merek
E. kepabeanan


15. undang-undang nomor 14/1997 tentang...

A. hak sosial
B.  merek
C.  paten
D. Pengesahan Agreement Establishing the World Trade Organization (WTO)
E. kepabeanan


16.  undang-undang nomor 10/1995  tentang....

A.  Pengesahan Agreement Establishing the World Trade Organization (WTO)
B.  kepabeanan
C.  merek
D.  hak sosial
E.  hak paten


17.  Pihak pemegang hak cipta lagu album Koes Plus ‘Dheg Dheg Plus’ dimiliki oleh Tommy Darmo. Tommy melaporkan pihak label RPM yang tiba-tiba merilis ulang lagu tersebut. Alhasil pihak Tommy pun membawa kasus tersebut ke Polda Metro Jaya. RPM dianggap melanggar Undang-undang No.../...... tentang hak cipta lagu.


A.  13/2009
B.  12/2009
C.  14/2009
D.  15/2009
E.  16/2009


18.  Prinsip sosial ( mengatur kepentingan manusia sebagai warga Negara ), artinya hak yang diakui oleh hukum dan telah diberikan kepada .......   merupakan satu kesatuan sehingga perlindungan diberikan bedasarkan keseimbangan kepentingan individu dan masyarakat.

A.  intelektual
B.  individu
C.  hak
D.  seseorang
E.   sesuatu


19.  Prinsip kebudayaan, yakni perkembangan ilmu pengetahuan, sastra, dan seni untuk ....... kehidupan manusia.

A. mencerdaskan
B. miningkatkan
C. memberikan
D. mensejahterakan 
E. memajukan


20.  Prinsip keadilan, yakni di dalam menciptakan sebuah karya atau orang yang bekerja membuahkan suatu hasil dari kemampuan....... dalam ilmu pengetahuan, seni, dan sastra yang akan mendapat perlindungan dalam pemiliknya.

A.  seseorang 
B.  intelaktual
C.  sendiri
D.  orang
E.   kita



B.  essay

1.  apa pengertian peluang usaha?
2   sebutkan Menganalisis Peluang Usaha dengan Analisis SWOT?
3.  sebutkan resep Dr.D. J. Schwartz tentang cara memanfaatkan peluang bisnis?
4.  sebutkan Persyaratan sumber informasi peluang usaha?
5.  Dalam memanfaatkan peluang usaha Paul Charlap mengemukakan sebuah rumusan yang mencakup 4 unsur yang harus di miliki seorang wirausahawan, sebutkan ke 4 unsur tersebut?
6.  apa pengertian haki?
7.  sebutkan  Ruang Lingkup Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) yang memerlukan perlindungan hukum secara internasional ?
8.  sebutkan dasar hukum haki?
9.  sebutkan kasus pelanggaran  haki?
10. jelaskan prinsip sosial?

DESAIN KEMASAN

A.desain atau design M. Asimow  (Amerika Serikat, 1962) Decision making in the face of uncertainty with high penalties for error (Pengamb...